
GTMetrix: Page Load
Utak-atik blog biar performance-nya bisa lebih baik. Hasilnya, cukup signifikan. Dari yang awalnya (page load rata-rata) 4-5 detik, sekarang bisa dipangkas menjadi 2-4 detik.
Ya, belum optimal, memang. Ada bottleneck pada static image karena saya tidak menggunakan true CDN, hanya sedikit memanipulasi browser (menggunakan sub-domain, 1 server). Tapi, ini cukup memuaskan untuk ukuran shared hosting yang berlokasi di luar US atau Eropa.
Kenapa harus repot-repot begini? Karena:
- saya suka ngoprek. lol;
- saya pribadi tidak suka membuka sebuah website yang page load-nya lama;
- agar website/blog saya tidak terlalu membebani server hosting – bahaya, nanti saya bisa “didepak” dari server hosting… :P
Yang saya gunakan di blog ini:
- WP Super Cache
sebenarnya saya lebih suka W3 Total Cache. Tapi karena tidak adanya module pendukung (APC, Xcache, dsb), mudah-mudahan ini lebih optimal. - WP Widget Cache
men-cache widget, meminimalisasi query ke database. - CDN Sync Tool
untuk memindahkan static image ke sub-domain. - WP Smush It
untuk memperkecil ukuran file gambar. - HTML5boilerplate .htaccess
sedikit di-modifikasi. tidak semua konfigurasi digunakan, hanya yang perlu saja (terutama untuk sub-domain).
Standar, kan? lol. Mungkin segitu dulu. Nanti disambung lagi oprekannya ;)
Referensi:
- Dari hasil baca-baca tutorial disini dan disitu tentang meningkatkan web performance.
- Pengujian Online: Pingdom, GTMetrix, Google PageSpeed, YSlow.
- Buat iseng, adu cepat lol : Which Loads Faster.
Tambahan:
Terima kasih, pak Benny atas supportnya. :)